Kamis, 01 Juni 2017

Ekosistem ARTIK akan menguntungkan pengembang Tizen


Tizen Developer Conference (TDC) 2017 telah sukses diadakan di San Francisco pada 16-17 Mei Kemarin. Dengan lebih dari 30 mitra yang hadir, peserta dapat merasakan secara langsung platform Tizen 4.0, termasuk modul ARTIK 053 yang baru diperkenalkan.

"Kami sangat antusias untuk memperkenalkan modul ARTIK 053 yang baru. Kami juga mengumumkan kemampuan Cloud baru, termasuk onboard yang mudah, sehingga Anda dapat memasangkan modul kami ke Cloud dengan sangat aman dalam hitungan detik," kata Curtis Sasaki, Wakil Presiden bidang Ekosistem untuk Pusat Strategi dan Inovasi Samsung. "Selain itu, kami meluncurkan kemampuan pengelolaan perangkat baru yang mengelola kesehatan semua perangkat yang terhubung dengannya melalui Cloud."

Modul ARTIK 053 memiliki prosesor ARM R4, memori RAM 1,4 MB, memori flash untuk penyimpanan, dan built-in Wi-Fi, semuanya dalam modul yang sangat kecil. Modul yang sama ini tidak hanya digunakan untuk produk produksi, tapi juga pada semua pengembangan senior. Jadi, otak yang sama yang bisa digunakan saat sebagai pengembang, menciptakan dan menemukan produk baru, bisa digunakan pada produk akhir - yang menghemat banyak waktu.

Lalu bagaimana Tizen akan berintegrasi dengan ekosistem ARTIK?

"Kami berpikir bahwa Tizen membawa platform ARTIK ke sistem operasi terbuka lainnya agar pengembang dapat memanfaatkannya. Plus, kita adalah pendukung berat IoTivity, yang merupakan protokol yang benar-benar optimal untuk perangkat IoT. Setelah terintegrasi antara Cloud dan modul itu sendiri, akan mempermudah pengembang Tizen untuk membuat perangkat, layanan, dan bisnis baru menggunakan platform ini," kata Curtis Sasaki.


Tizen dan ARTIK secara bersama-sama juga akan mendorong inovasi yang terbuka dan open source.

"Memanfaatkan komunitas pengembang melalui open source adalah hal yang sangat kuat untuk dilakukan dan kami menggunakan sistem operasi open source. Kami juga baru saja bergabung dengan Eclipse Foundation, sebuah organisasi open source terkemuka, namun sebenarnya juga memberikannya kembali kepada komunitas," kata Curtis Sasaki.

"Hari ini, tantangan beratnya adalah perangkat ini tidak hanya bekerja sama secara kohesif, namun dengan kemajuan dalam machine learning, advanced algorithms, dan computer vision, ini benar-benar akan mengubah cara produk IoT sekarang untuk berperilaku dan kita sudah bisa melihat pergeseran yang terjadi hari ini. IoT, secara umum, dengan jenis produk dan layanan yang diciptakan pengembang atas, telah mengubah kehidupan orang-orang," pungkas Curtis Sasaki.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar